Friday, November 25, 2011

Michelle 1st Mid-Test Exam


Minggu depan Michelle akan menghadapi ujian mid-test. 7 Mata pelajaran yang akan di test, dan semua pelajaran di ulang dari pelajaran yang di dapat selama 6 bulan. Lumayannnnnn kan ? Kebayang gak streesss nya diriku menjadi seorang ibu. Dimana selama ini semua di handle sendiri. 3 hari 3 malam tiap hari buat soal-soal untuk ujian. Mereview pelajaran yang kira-kira akan di test melalui kisi-kisi dari Teachernya. Wahhh....saya kira setelah lulus kuliah, tidak akan melewati masa-masa ini. Taunya masih harus yaaaa ????? ngajarin anak lagi. Dan yang bedanya kali ini, Kesabaran mesti di uji. Luar biasa paniknya.......

Di dalam minggu yang tidak mengenakan ini, saya berusaha membuat michelle tetep tenang dan senang. Saya tau perasaan seperti ini, Paling benci minggu2 ujian, waktu jaman sekolah dulu kalo sudah masuk minggu ujian begini, hati rasanya gak enak, makan gak enak..sebellll banget mau ujian dan belajar.. oleh karena itu saya mencoba mengajak michelle untuk membayangkan hal hal indah setelah ujian selesai , "hanya seminggu ini aja kok kita bersusah-susah payah. setelah ujian, kita akan ke ancol, trus daddy sudah booking hotel buat kita liburan, dan kita akan pergi untuk vacation. No TV selama seminggu gak papa, yang penting nanti setelah itu kita bisa hepi-hepi." Dan efectnya , Saya dapat merasakan michelle lebih relax, jadi lebih mudah bagi saya untuk memberikan pelajaran-pelajaran dan persiapan untuk belajar. Tetapi dia selalu galau dan bertanya :

Michelle : mami, kalo michelle salah 2 gimana ? kalo dapat 80 gimana ? gak dapat 100 gimana ?

Setiap ulangan harian pun, michelle selalu khawatir akan kesalahan dan nilai dia. Setiap kali sebelum ujian kalo dia sudah bertanya kalo salah 1 gimana ? dapat 90 ? besoknya pasti nilai yang di dapat 90, pasti ada salah 1 yang salah. dan kalau dia sudah bilang besok kalo salah 2 gimana, begitu juga , nilai yang di bawa pulang pasti 80. KEnapa bisa begitu ??? apakah dia sudah memahami hukum dari " the secret ". what you think is what you get ? Bisa ..bisa jadi gitu. Tapi yang tepatnya kalo saya liat, confident levelnya sudah di set terlebih dahulu sebelum ujian. Dan saya selalu mengiyakan, gpp kalo salah satu pun. Itu membuat dia menjadi lebih okay gpp kalo ini tidak sempurna. karena mami pun tidak memaksakan untuk Perfect.

Menjadi serba salah , dan di lema. Kalau kita terlalu mempush anak untuk mencapai nilai tertinggi, katanya kita mami yang terlalu memaksakan dan menekan anak. Tapi pada dasarnya kalo tidak di buat setinggi mungkin, lihat lar.. nilai 90 pun mereka sudah puas, PADAHAL belom tentu dia sudah melalukan semaksimalll mungkin. Fuuhh...

Jadi selama ini. saya selalu bilang " Angka buat mami itu bukan suatu hal yang terpenting. Tapi mami mau kalian melakukan segala sesuatu dengan kepercayaan diri dan semaksimal mungkin. Mami percaya kalian bisa lakukan yang terbaik. Oleh karena itu angka itu adalah hasil dari kerja keras maksimal kalian. Dan mami percaya sama kalian. meski nilai kalian 60 pun, mami percaya itu sudahhhhh merupakan hasil kerja keras maksimal kalian. (*give them trustee dan memberikan target yang tangible membuat mereka menjadi lebih ingin menggapai sesuai dengan kemampuan dan setinggi-tingginya.*)
Belajar sampai maksimal, Ujian kerjakan sampai maksimal juga, tetap percaya diri. Tidak usah ragu akan salah dan nilai. Just do the best ! "

Dan hasilnya ,quater terakhir ini, michelle selalu memberikan nilai yang baik. dan saya percaya apapun hasilnya itu, dia sudah berusaha semampunya. :)

Okay..sekarng waktunya ikat kepala... weekend ini akan menjadi weekend yang panjang..kita mesti belajar dan berusahaaaa.....JIA YOU, michelle :)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...