Tuesday, December 6, 2011

Diskriminasi ????

Gue sempet gemes baca berita yang lagi hot-hotnya di dunia maya dari twitter , blog dan segala sumber berita. Tentang Seorang Anak SD yang di tolak oleh satu sekolahan yang terbilang cukup terkenal dan grade A, Di karenakan Sang Ayah mengakui kalau dirinya mengidap virus HIV. Sedangkan sang anak ini sebenarnya tidak terpapar virus tersebut. Tapi dari pihak sekolah dengan keputusan sepihak, yang tadinya setuju anaknya di terima , akhirnya melontarkan keberatan untuk memasukan anak tersebut kedalam sekolah mereka, dan penolakan tersebut di sampaikan hanya melalui SMS. OMG.... kenapa ?? oh kenapa ?? Pathetic banget sih ... Dengan alasan dari pihak sekolah , orang tua murid semua tidak setuju, takut anaknya terkontaminasi dan tertular virus HIV itu.. sumber berita Detik , Media Indonesia .

Saya sempat bertanya-tanya kepada teman sekitar saya, apabila ini terjadi dengan lingkungan kita. Ada seorang teman dari anak kita yang mempunyai Ayah pengidap HIV., atau anak itu pun terpapar virus itu. apakah kita akan melontarkan nada sumbang juga dengan tidak setuju anak itu bergaul dan bersatu sekolah dengan anak kita ? Dan cukup mengejutkan banyak orang tua yang masih mengkhawatirkan hal tersebut. Dengan alasan, anak-anak masih belom mengerti bagaimana menjaga diri, takut terpapar dengan mudah. Umm...saya jadi berfikir sejenak, sebenarnya ini bukan salah dari orang tua juga sih untuk berfikir hal seperti itu, ibu siapa yang tidak sayang dengan anak, dan ingin memproteksi anak mereka...TETAPI..disini yang salah adalah kurang nya edukasi mengenai virus HIV ini terhadap kalangan Ibu2 ataupun masyarakat luas. Banyak dari kita ,jangankan ibu2, bapak2 yang tukang gaul juga belom tentu tauh dan mengerti dan cukup teredukasi tentang HIV dan ODHA. pada dasarnya memang di negri kita ini sangat minim penyuluhan-penyuluhan mengenai HIV dan ODHA. Dan masih banyak masyarakat yang memomokan penyakit ini.

Sebenarnya penyakit ini tidak  mudah ditularkan, meski lewat air liur sekalipun. Apalagi cuma bersentuhan, itu tidak akan tertular virusnya. Sebenarnya ODHA juga manusia biasa yang perlu hidup dengan ketenangan, dan butuh di hargai as a human being.

Sungguh prihatin terkadang melihat ketimpangan ini , dikarenakan lack of communication and education.

Sepertinya kita mesti tergerak untuk lebih berinisiatif memberikan penyuluhan ataupun pengetahuan secara sekilas terhadap lingkungan kita, meskipun sebenarnya bagi mereka itu gak penting atau pun penting. Yang penting ada kalanya kita melakukan sedikit demi sedikit, akan ada suatu buah yang manis untuk di petik.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...