Saturday, December 24, 2016

Sparkle #1


Beberapa bulan ini saya belajar beberapa hal baru. Tentang emosi/kecemasan, tentang perasaan,  tentang spiritual, tentang thoughts/mind, tentang inspirasi dan masih banyak hal-hal membekas lainnya.

Hari demi hari, dilewati berat sekali. Tidak ada pegangan hidup dibaca keyakinan iman. Menjalankan hidup menjadi tidak menyenangkan. Kecemasan terus melanda. Perasaan bersalah menghantui, ketidaksempurnaan mengecewakan. Hei..semua kok tidak indah. Seperti berputar disuatu gunung tiada henti.

Padahal hidup mengajarkan banyak hal.. Tentang mengalah, mencintai, memaafkan.. Tentang pertemanan, keluarga, pekerjaan, karier, finansial..

Saya menjadi terpaku, sebenarnya Tidak ada salahnya untuk meluapkan perasaanmu dan emosi mu,  dibanding menyimpannya dalam hati.. Lalu kamu marah atau bahkan dendam.. Hingga meledak sampai-sampai kau tidak bisa memaafkan dirimu sendiri. Tapi, kenyataannya...adakah keberanian itu ? Untuk keluar dari lingkaran gelap itu. FEAR yang menjajah pikiran kita. Kalau kamu itu rangga, saya kan bilang "Fear, KAMU JAHAT".

Tapi saya amat beruntung, memiliki teman2 yang begitu positif dan begitu baik dan mengerti bagaimana menjinakan pikiran dan memukul kecemasan itu pergi.

Seorang sahabat berkata " Jika kamu sedang merasa susah, bimbang, sedih.. Bukalah pintu hatimu dan biarkan orang-orang yang diutus Tuhan menolongmu. Tuhan selalu ada dan tak jarang, mengirim orang-orang yang terkadang tak pernah kita sangka-sangka menjadi 'penolong' kita. Itulah jalan Tuhan. Buka lah mata, hati dan pikiranmu.. Karena saya yakin, penolong-penolongmu sedang menunggu kamu membukakan pintu hatimu. "

Ahh...benar2 membuat hati lega dan keyakinan sedikit demi sedikit menyusup untuk membuka diri. Dan berteriak "tolong aku". Dan tangan2 sahabatmu memegang bahumu dan berkata " apa yang perlu ditolong..kamu tidak apa2 kok..ini normal kok.. ini akan berlalu".  Bagai air sejuk menyirami keraguan dan kecemasan.

Notes from sherlly :
Ci sekar dan mellisa adalah penolong saya di saat-saat saya berada dalam kesulitan. Tanpa ia sadari, nasihat-nasihatnya selalu berhasil membuat saya semangat dan menjadi sherlly yang lebih baik.

Om eric, william, jessica dan aya adalah dokter jiwa dan spiritual saya. Terima kasih menjadi dokter yang terpercaya untuk hidup saya. Yang gak pernah capek membopong saya untuk di berikan infusan motivasi dan keyakinan. Love u all.

Tuhan akan membayar kebaikan kalian semua.c
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...